JABODETABEK

Ada Perbaikan, PT KAI Ubah Jadwal KRL Tangerang-Duri

 

 

TANGERANG, EDUNEWS.ID – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tengah melakukan perbaikan bertahap di Stasiun Duri. KCI memintaan maaf bila proses yang berjalan menimbulkan ketidaknyamanan penumpang.

VP Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa menyampaikan, beberapa perubahan di Stasiun Duri dilakukan KCI untuk mengakomodasi rangkaian 12 gerbong di Jalur 5. Hal itu berimbas pada perubahan Jalur 1-2 ke Jalur 5.

Penataan alur pergerakan pengguna ini merupakan upaya mendukung pengoperasian KRL dengan formasi 12 kereta (SF 12) untuk lintas Duri-Tangerang PP. KRL dengan rangkaian yang lebih panjang ini sebelumnya tidak dapat dilayani di Stasiun Duri karena tidak ada peron yang cukup panjang untuk memfasilitasi naik-turun pengguna KRL.

Namun, pada 25 Maret 2018 lalu, peron ini telah selesai dan mulai melayani pengguna di Stasiun Duri. Untuk KRL SF 12 mulai Kamis (29/3/2018) juga sudah melayani lintas Duri-Tangerang PP.

Kehadiran dua rangkaian KRL SF 12 ini merupakan upaya PT KCI untuk tetap memenuhi kapasitas angkut di jalur Duri-Tangerang di tengah penyesuaian jadwal perjalanan KRL yang juga mulai berlaku pada 29 Maret ini.

Sebelumnya, relasi Tangerang-Duri memiliki empat rangakaian dengan masing-masing delapan gerbong. Per 29 Maret 2018, dua di antaranya dijadikan KRL SF 12 gerbong dan dua rangkaian lagi akan menyusul.

“Dalam pantauan lapangan, hari ini tidak ada penumpang yang telantar,” ungkap Eva melalui telepon pada Kamis (29/3/2018).

Eva menyatakan, apa yang KCI lakukan di Stasiun Duri merupakan proses perbaikan bertahap. Untuk semua lintasan yang sudah siap dengan KRL SF 12, KCI akan mengoperasikan rangkaian kereta 12 gerbong.

Pembangunan Stasiun Duri sebagai stasiun akhir sekaligus stasiun transit masih terus berlanjut dan tidak berhenti dengan dioperasikannya peron Jalur 5. Selanjutnya, PT KAI dan PT KCI akan membangun tangga manual di peron Jalur 1-2 dan jalur 5 untuk menambah fasilitas bagi pengguna saat berpindah peron.

Untuk memfasilitasi penumpang berpindah peron, PT KAI dan PT KCI menyiapkan dua jalur penyeberangan sementara arah Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Angke sehingga tidak semua penumpang harus melalui eskalator yang tersedia di Jalur 5 pada saat akan berpindah ke Jalur 1 dan sebaliknya.

Kedua jalur penyeberangan yang dijaga petugas masing-masih di ujung peron arah Tanah Abang dan ujung peron arah Angke tersebut mulai dioperasikan pada Kamis, 29 Maret 2018.

“Memang hanya ada dua eskalator sehingga sempat terjadi kepadatan. Proses pembangunan tangga sedang berlangsung dan penumpang bisa menyeberang melalui jalur bawah,” ungkap Eva.

Selain fasilitas bagi pengguna untuk berpindah peron, penambahan fasilitas lainnya di Stasiun Duri juga terus berjalan agar nantinya dapat melayani para pengguna KRL maupun pengguna KA Bandara dengan lebih baik lagi.

Perbaikan dan perubahan ini juga rangka mendukung program strategis pemerintah melalui pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta. Seiring dibukanya peron Jalur 5, saat ini pembagian area naik turun di Stasiun Duri menjadi :

– Peron Jalur 1: Melayani KRL tujuan Angke / Kampung Bandan / Jatinegara.

– Peron Jalur 2: Melayani KRL Tujuan Tanah Abang / Manggarai / Depok / Bogor

– Peron Jalur 3 dan 4: Melayani KA Bandara Soekarno-Hatta dan masih memungkinkan untuk melayani naik turun pengguna jasa KRL melalui pengaturan operasional

– Peron Jalur 5: Malayani KRL Duri-Tangerang

Selama masa awal pemberlakuan perubahan alur pergerakan pengguna ini, petugas pelayanan KRL maupun petugas pengumuman stasiun terus aktif memberikan pengumuman kepada pengguna yang hendak transit atau berpindah peron agar menggunakan eskalator. Penambahan petugas keamanan juga terus dilakukan hingga pengguna sudah mulai terbiasa dengan penyesuaian ini.

To Top