Internasional

Paus Fransiskus Berharap Perdamaian di Dunia

 
 
VATIKAN, EDUNEWS.ID – Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus, berharap konflik di Suriah segera berakhir. Dalam pidato pesan Paskahnya di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Ahad (1/4/2018).
Paus juga mendoakan perdamaian di semenanjung Korea yang saat ini mengalami perkembangan menuju ke arah yang lebih baik. Paus memberi pesan agar akses bantuan kemanusiaan untuk memfasilitasi pemulangan para pengungsi di Suriah dapat diwujudkan.
“Hari ini, kami memohon buah perdamaian di seluruh dunia dimulai dari tanah Suriah yang tercinta dan sudah lama menderita,” kata Paus dihadapan puluhan ribu orang memadati di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Ahad (1/4/2018).
Pada Ahad (1/4/2018), umat Kristen di seluruh dunia memperingati kebangkitan Yesus Kristus, tak terkecuali pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus. Setiap tahun, puluhan ribu orang memadati Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dan jutaan orang menyaksikan pidatonya yang disiarkan langsung ke seluruh dunia.
Setiap tahun pula, dia memberikan pesan Paskah yang menyoroti masalah global. “Hukum kemanusiaan dapat dihormati dan ketentuan dibuat untuk memfasilitasi akses bantuan yang sangat dibutuhkan saudara dan saudari kita di Suriah,” ucap Paus.
Saat dia berpidato, kesepakatan terakhir dilaporkan telah dicapai dengan kelompok pemberontak sehingga warga sipil yang terluka dapat meninggalkan wilayah kantong yang terakhir di Ghouta Timur.
Kesepakatan itu akan menandai tonggak utama, dalam upaya Presiden Suriah, Bashar Al Assad, untuk mendapatkan kembali kendali atas wilayah yang dikuasai kelompok pemberontak dalam perang sipil yang berlangsung selama tujuh tahun. Konflik tersebut juga telah merenggut nyawa sekitar 350.000 orang dan jutaan orang telantar.
Namun, Paus berusia 81 tahun itu tidak menyinggung konflik di Yaman, di mana 10.000 orang tewas sejak Maret 2015. Terkait dengan situasi global di Semanjung Korea, Paus mendoakan perdamaian segera terwujud di Semenanjung Korea.
“Diskusi yang sedang berjalan dapat memajukan perdamaian dan harmoni di kawasan itu. Semoga mereka yang bertanggung jawab dapat bertindak dengan kebijaksanaan dan ketajaman untuk mendukung kebaikan rakyat Korea dan membangun kepercayaan dengan komunitas internasional,” kata Paus.
Sebelumnya, Paus Fransiskus, membaptis delapan orang dewasa dalam Misa Malam Paskah atau Easter Vigil di Basilika Santo Petrus, Vatikan, termasuk seorang pengemis asal Nigeria yang menjadi pahlawan di Italia, John Ogah.

To Top