Internasional

PM Jepang Digoyang Skandal Pembelian Tanah Lagi

 

 

TOKYO, EDUNEWS.ID – Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe kembali dipusingkan skandal jual beli lahan untuk pembangunan sekolah. Skandal jual beli tanah ini menyeret nama Ibu Negara Akie Abe, yang disebut telah melakukan kongkalikong demi mendapatkan tanah dengan harga murah.

Kementerian Keuangan Jepang pun diminta melakukan pengusutan menyeluruh mengenai dugaan skandal kronisme yang melibatkan Abe dan keluarga dekatnya. Diduga, rekan dekat PM Abe, Taro Aso, telah sengaja melaku­kan mark up tanah dalam jual beli lahan untuk pembangunan sekolah.

Skandal jual beli itu pertama kali mencuat pada 2017. Selain Abe dan Aso yang merupakan sekutu, skandal tersebut juga menyeret nama Akie Abe, istri sang perdana menteri. be dan Akie diduga menjual lahan tersebut dengan harga hanya 10 persen dari total nilai di pasaran kepada operator sekolah swasta Moritomo Gakuen.

Menurut laporan media-media Jepang, nama Akie Abe langsung dihapus dari dokumen resmi jual beli tanah tersebut. Abe berulang kali membantah tuduhan dia dan istrinya memilih Moritomo Gakuen yang akhirnya membeli tanah tersebut dibanding operator sekolah lainnya.

Skandal ini kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir setelah muncul tuduhan adanya be­berapa pejabat yang merekayasa bukti kunci untuk diserahkan ke parlemen.

Nama Akie Abe sudah disebut-sebut sejak tahun lalu atas kasus pembelian tanah oleh tempat penitipan anak Moritomo Gakuen (MG). Transaksi jual beli itu dinilai aneh karena harga tanahnya sangat murah.

Kubu oposisi menuduh tanah itu bisa dijual sangat murah karena pemiliknya dekat dengan keluarga Abe. Hiroshi Moriyama dari Partai Demokratik Liberal mengatakan kepada awak media, mereka mendapat informasi dari Wakil Kepala Sekretaris Kabinet mengenai Menkeu Taro Aso.

“Saya menerima laporan, sepertinya ada perubahan di beberapa dokumen,” terang Moriyama.

Surat kabar Mainichi Shim­bun melaporkan, sejumlah do­kumen itu telah direkayasa agar sejalan dengan pidato kepala agensi pajak nasional Nobuhisa Sagawa, yang telah mengundurkan diri terkait skandal.

Sagawa adalah Kepala Departemen Kementerian Keuangan yang mengawasi pembelian tanah oleh MG. Tahun lalu, Sagawa dipromosikan menjadi Kepala Agensi Pajak. Meski turut terkena imbas skandal, Menkeu Aso menolak mengundurkan diri.

Jumat lalu, seorang pejabat Kemenkeu Jepang ditemukan tewas bunuh diri, meski tidak disebutkan apakah kematiannya tersebut terkait skandal atau tidak. PM Abe berulang kali membantah terlibat skandal, dan berjanji akan mundur jika memang terbukti bersalah.

Ketua Partai Liberal Demokratik (LDP) itu mengklaim akan mengundurkan diri jika ada bukti yang kuat mengenai tuduhan tersebut. Sedangkan bekas Kepala Sekolah Moritomo Gakuen, Yasunori Kagoike dan istrinya sudah ditahan pada Juli 2017 atas dugaan menerima subsidi secara ilegal.

To Top