Nasional

Jokowi Diminta Tingkatkan Dana Insentif Ustadz dan Ustadzah

 
 
JAKARTA, EDUNEWS.ID – Pemerintah diminta meningkatkan dana insentif ustadz atau ustadzah dan memasukkan perhitungannya di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Demikian dikatakan Ketua Umum DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Said Aldi Al-Idrus dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Jumat (27/4/2018).
Said menekankan bahwa pihaknya berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan ustadz dan ustazdah se-Indonesia yang selama ini ikhlas dalam mendidik generasi qurani melalui LPPTKA BKPRMI. Hal itu juga diutarakan oleh Said dalam silaturahim peserta MUNAS XIII BKPRMI yang dihadiri Presiden Jokowi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (25/4/2018) lalu.
Dalam acara yang juga dihadiri oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Menpora Imam Nahrawi, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Ketua DPD RI Oesman Sapta yang juga Ketua Dewan Pembina DPP BKPRMI itu, diserahkan bantuan 40 unit mobil pemelihara masjid kepada BKPRMI.
Said mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata dari apresiasi Jokowi kepada BKPRMI yang selama ini konsisten dalam pembinaan generasi qurani. Di samping itu juga BKPRMI mempunyai program pemeliharaan atau pembersihan Masjid Gratis di seluruh Indonesia.

To Top