Politik

Amien Rais cuma Senyum Diancam Luhut

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Suasana politik nasional beberapa hari ini terasa panas. Pemicunya adalah polemik antara Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Amien menyerang program bagi-bagi sertifikat tanah kepada rakyat yang dijalankan Presiden Jokowi. Mantan Ketua MPR itu menuduh kebijakan tersebut sebagai pengibulan, karena 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu.

Tidak cukup sampai di situ, Amien juga menuduh rezim saat ini memberi angin bagi kebangkitan Partai Komunis Indonesia. Partai yang semua orang tahu dipersalahkan atas tragedi pembunuhan para jenderal Angkatan Darat tahun 65.

Luhut murka dengan semua tuduhan Amien yang dialamatkan kepada Jokowi. Dia pun mengancam akan membuka dosa-dosa tokoh reformasi itu. Lantas, apa reaksi Amien saat mendengar ancaman Luhut?

“Bapak biasa aja mas. Senyum aja,” kata putra sulung Amien, Hanafi Rais, Rabu (21/3/2018).

Menurut Hanafi, tidak ada kepanikan yang diperlihatkan ayahnya itu. Amien justru mengambil sisi positif dari kejadian tersebut. “Bapak bilang ini bisa jadi “blessing in disguise”,” kata Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.

Bagaimana pun, peristiwa itu sudah telanjur terjadi. Publik pun sudah mengetahuinya secara luas. Perseteruan Amien vs Luhut ini seolah menegaskan bahwa saat ini negeri ini memang sudah masuk tahun politik. Masa ketika para elite politik saling bersaing, bahkan menjegal demi meraih kekuasaan.

VIVA

To Top