Politik

Bawaslu Gelar Deklarasi Tolak Politik Uang

 
 
JAKARTA, EDUNEWS.ID – Sebagai wujud komitmen menolak politik uang dan politisasi SARA, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA. Deklarasi tersebut dibacakan oleh unsur masyarakat, LSM dan Perguruan Tinggi se-Jakarta.
Ketua Bawaslu, Abhan mengatakan, dengan dibacakannya deklarasi oleh unsur masyarakat sipil, LSM dan Perguruan Tinggi se-Jakarta tersebut dapat menjadi suatu ikhtiar bersama untuk mensukseskan Pilkada serentak dan Pemilu serentak mendatang.
Ia menegaskan, kegiatan yang berjalan sejak 19-21 April tersebut, diawali dengan konsolidasi merumuskan berbagai hal terkait dengan tolak politik uang, ujaran penghinaan, hasutan dan adu domba, yang berujung pada aksi deklarasi.
Apalagi Abhan menuturkan, Pilkada dan Pemilu Serentak nanti, adalah sarana kedaulatan rakyat yang masuk dalam makna ‘Kerakyatan dalam Pemilu’. Kerakyatan dalam Pemilu adalah suatu kondisi di mana pemilih menjadi jantung dari proses pengambilan kebijakan publik.
Prosedur dalam penyelenggaraan Pilkada dan Pemilu menjadi sistem yang mendukung penguatan dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kedaulatan rakyat.
“Upaya untuk menjadikan Pemilu sepenuhnya milik rakyat selalu mendapat banyak tantangan. Di antaranya adalah maraknya politik uang, ujaran kebencian, dan kasus-kasus penghinaan, penghasutan, dan adu domba yang dilakukan oleh aktor-aktor politik untuk kepentingan kemenangan partai dan kelompoknya,” ujar Abhan dalam pidatonya, di Hotel M ercure Convention Centre, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (21/4/2018).
Lebih lanjut Abhan mengatakan, pelaksanaan Pilkada dan Pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu) saja melainkan menjadi tanggung jawab seluruh komponenn masyarakat.
Ia berharap, deklarasi tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk mensukseskan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019 yang bebas politik uang, penghinaan, politisasi SARA dan adu domba. “Untuk itu, dengan inisiasi elemen masyarakat ini, kami (Bawaslu) sangat menyambut baik dan akan bersinegi terus bersama elemen masyarakat,” tegas Abhan.
Kegiatan ini dihadiri oleh organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan organisasi kepemudaan. Hadir juga para pegiat pemilu, perwakilan perguruan tinggi, lembaga survei dan lembaga penelitian. Deklarasi tidak hanya dilakukan di Jakarta, melainkan juga digelar serentak di daerah lain, seperti di Sidoarjo, Kota Surabaya, dan beberapa kota di Sumatera Utara dan wilayah lainnya.

To Top