Politik

Demokrat Dinilai Sudah Tidak Pede di Pilpres 2019

 
 
JAKARTA, EDUNEWS.ID – Partai Demokrat yang hingga saat ini belum menentukan dukungan atas calon presiden merupakan bentukan kegalauan atau kurang percaya diri.
Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampow mengatakan belum mengambil keputusannya partai berlambang bintang mercy untuk merapat ke kubu Joko Widodo (Jokowi) maupun Kubu Prabowo tidak garang pemilu sebelumnya dalam menentukan keputusan. “(Demokrat), alami kebingungan kalau liat tidak sepercaya diri pemilu sebelumnya,” katanya, Ahad (22/4/2018).
Jeirry menduga sikap partai besutan Susilo Bambang Yudhono (SBY) yang belum memutuskan bergabung pada salah satu partai atau membuat poros baru diduga dilatar belakangi hasil perolehan suara dalam Pemilu tahun lalu tidak signifikan sehingga Demokrat sangat canggung dalam bermanuver sendiri.
“Karena perolehan suaranya kurang signifikan, jadi. Kepercayaan Demokrat agak kurang. Sedikit canggung untuk manufer sendiri,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Partai Demokrat hingga saat ini belum menentukan pilihannya pada calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusungnya pada Pemilihan Presiden 2019.
Sejauh ini dua tokoh disebut-sebut akan kembali bertarung di Pilpres 2019, yakni Joko Widodo sebagai petahana dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
“Partai Demokrat punya rencana, punya timeline kapan waktu yang tepat untuk umumkan pasangan capres atau cawapres mana yang akan kami usung,” ujar SBY dalam sebuah wawancara yang diunggah pada akun Facebook milik SBY, Sabtu 31 Maret lalu.
“Jadi sodara-sodara, rakyat Indonesia sabar dulu lah. Kami punya rencana, kami punya konsep, dan punya timeline mana waktu yang tepat untuk menyampaikan itu,” tutupnya.

To Top