Politik

Didoakan Jadi Wapres, Cak Imin Janjikan Hapus Kuota Impor

 

 

MAGELANG, EDUNEWS.ID – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar didoakan menjadi menjadi wakil presiden, berpasangan dengan Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019 mendatang.

Doa disampaikan saat pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut berdialog dengan sekitar 2000 petani kopi, tembakau, hortikultura, sayur dan padi, di Magelang, Jawa Tengah, Ahad (4/3/2018).

Pada awalnya, Cak Imin mengatakan, melindungi petani dan konsumen harus sejalan. Karena itu, perlu ada batas harga maksimal dan harga minimal untuk semua hasil pertanian. “Jadi harga jual sembako tidak kemahalan, tapi petani juga tidak rugi,” ujar Cak Imin.

Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini lebih lanjut menilai, sistem kuota impor produk pertanian lebih banyak mudarat daripada manfaatnya. “Karena menciptakan pola rente, dimana orang memperkaya diri dengan mengambil selisih harga jual dengan harga beli impor. Mereka kaya raya, tapi petani rekoso (susah),” ucap Cak Imin yang pada dialog kali ini menerima gelar Panglima Tani dari komunitas tani yang hadir.

Salah seorang petani tiba-tiba bertanya, apakah ketika nanti terpilih menjadi wakil presiden, Cak Imin akan menghapus sistem kuota impor?

“Insya Allah dihapus. Pakai sistem tarif impor. Siapa saja yang punya SIUP (surat izin usaha perdagangan) boleh impor. Namun tarifnya disesuaikan, agar tidak merusak harga produk lokal. Mohon doanya sederek, semoga Pak Jokowi kerso, nggih (menggandeng Cak Imin menjadi cawapres),” lanjut Cak Imin.

Permohonan Cak Imin kemudian disambut secara bersama-sama oleh seluruh petani yang ada. “Amiiiinn, Insyaallah,” kata seluruh peserta berbarengan.

Dialog diadakan di kaki Gunung Andong Magelang. Sebelumnya Cak Imin dan Cawagub Jateng Ida Fauziyah, melakukan penanaman pohon di lokasi panjat gunung Andong, didampingi komunitas sepeda motor trail.

To Top