Nasional

Kiai NU ini Sebut Rizal Ramli Istiqomah Memperjuangkan Rakyat

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Dukungan terhadap pencapresan Rizal Ramli semakin meluas. Rizal dinilai sosok tegak lurus atau istiqomah dalam memperjuangkan kebaikan untuk bangsa dan negara.

“Saya berharap apa yang menjadi cita-cita pak Rizal Ramli bisa tercapai. Saya 100 persen siap mendukukung pak Rizal Ramli,” kata tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH Taufiqurahman FM, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/3/2018).

Rais Suriyah PCNU dan pengasuh Ponpes Mathlabul Ulum Sumenep ini mengapresiasi niat baik Rizal bertarung di Pilpres 2019.

“Saya kenal Pak Rizal Ramli mulai beliau jadi Menko Perekonomian dan Keuangan, Menko Maritim Sumber Daya zaman Presiden Jokowi. Dan pada waktu itu semboyan yang sering dimunculkan Pak Rizal adalah ‘kebenaran, tiada dusta diantara kita’,” tegas Kiai Taufiq.

Kiai yang pernah duduk di DPRD Provinsi Jawa Timur 1999-2004 ini menuturkan semboyan yang digelorakan Rizal bahkan menjadi pegangan hidup dirinya. Semboyan ‘kebenaran, tiada dusta di antara kita’ kata Kiai Taufiq, perlu dipegang teguh oleh pejabat, apalagi seorang presiden.

“Saya sangat mendukung apabila presidennya mendahulukan kebenaran dan tidak ada kebohongan dalam pelaksanaan ini. Sebab banyak di antara pemimpin yang lain dalam hal tertentu, tapi nyatanya justru bertentangan dengan apa yang menjadi komitmennya. Saya lihat pak Rizal Ramli ini betul- betul istiqomah dalam perjuangannya,” tukas Kiai Taufiq.

Apresiasi dan dukungan terhadap ekonom senior Dr. Rizal Ramli maju sebagai capres sebelumnya disampaikan elit partai politik, aktivis dan buruh. Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP) Sunandar, misalnya menyebut Rizal adalah sosok visioner, berintegritas dan memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Menko Ekuin di era Pemerintahan Gus Dur dan Menko Maritim di era Jokowi itu, kata dia, sangat pantas memimpin Indonesia karena terbukti berani ambil risiko serta bekerja nyata memajukan dan menyejahterakan kehidupan bangsa.

To Top