DAERAH

Tak Miliki Izin, Pemkab Gowa Sebut Warkop Ivan Amrian di Atas Area Makam Pahlawan

GOWA, EDUNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan, menyebutkan warung kopi (warkop) milik pasangan suami-istri (pasutri) korban pemukulan Satpol PP, Ivan (24) dan Amriana (34), menyerobot lahan fasilitas sosial (fasos) yang merupakan tugu pahlawan. Warkop itu juga tidak memiliki izin.

“Itu memang warkopnya tidak ada izin, nggak ada izin. Yang kedua berada di atas lahan fasos. Itu kan di situ tugu pahlawan, nggak ada izinnya itu memang,” kata Kepala Bidang Komunikasi Kabupaten Gowa Arifuddin Zaeni kepada detikcom, Selasa (27/7/2021).

Warkop Ivan dan Amriana berada di Jalan Poros Barombong, Kelurahan Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Warkop ini juga menjadi tempat insiden pemukulan oknum Satpol PP Gowa Mardani Hamdan saat razia PPKM pada Rabu (14/7/2021) lalu.

Arifuddin mengungkapkan, Pemkab Gowa mengetahui warkop milik Ivan dan Amriana itu tidak memiliki izin setelah adanya insiden pemukulan yang dilakukan Mardani.

“Waktu Pak Mardani (masih menjabat Satpol PP) dicek nggak ada izinnya memang. Jadi areal tugu itu dia pake,” tuturnya.

Jawaban Pasutri Korban Satpol PP Gowa

Ivan, yang dimintai tanggapan terkait warkop miliknya berdiri di atas fasos, mengaku tidak tahu banyak soal lahan warkop. Sebab, warkop itu bersambungan dengan rumah milik orang tua istrinya.

“Nggak tahu mi itu (warkop berdiri di atas fasos),” ujar Ivan saat dimintai konfirmasi terpisah.

Tapi Ivan menegaskan pihaknya tidak mungkin mendirikan warkop di lahan yang dipermasalahkan Pemkab Gowa jika tidak ada teguran.

“Tapi kan tidak mungkin kita bangun di situ kalau memang tidak ada teguran. Sampai sekarang tidak teguran, baru ini ada teguran,” tutur Ivan.

 

dtk

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top