DAERAH

Usia 18 Tahun, LBH Cita Keadilan Sulsel akan Gelar Dialog Publik Pencegahan Korupsi

SOPPENG, EDUNEWS.ID-Diusianya yang ke-18 tahun, Lembaga Bantuan Hukum Cita Keadilan Sul Sel akan melaksanakan kegiatan antara lain Dialog Publik.

Kegiatan Dialog Publik yang diberi Tema ‘Pencegahan dan Penindakan dugaan Tindak Pidana Korupsi’ sengaja menjadi pilihan utama berangkat dari semakin meningkatnya tindak pidana korupsi baik dari kuantitas maupun segi kualitas, yang bukan hanya terjadi dilingkup pemerintah pusat tapi juga terjadi di daerah.
Direktur LBH Cita Keadilan Soppeng Sulawesi Selatan, Abdul Rasyid SH menuturkan,
Dialog ini akan mendatangkan Pembicara dari berbagai unsur yakni Prof.Dr. Muh. Syukri Akun, SH, MH, (Akademisi), Djusman AR, SH, SE, M.Si. (Aktifis Anti Korupsi), Idil, SH, MH (Kejaksaan Tinggi Sul-Sel), Andi Kaswadi Razak, SE (Bupati Soppeng),

” Ada juga AKBP Moh. Roni Mostopa, M.Ik, Moh.Nasir, SH, MH (Kajari Soppeng), Andi Mapparemma, M, SE,MM (Legislatif)” ujarnya.

Acara dialog akan dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 23 Juni 2021 bertepat di The Riverside Triple 8 Kabupaten Soppeng.

Sedangkan yang menjadi undangan peserta adalah dari berbagai unsur perwakilan masyarakat mulai dari Anggota DPRD, Perguruan Tinggi, Ormas, Okp, Tokoh Masyarakat, organisasi Perempuan, Pemuda, NGO, Camat, lurah /Kepala Desa.

“Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta dialog tentang bagaimana pencegahan dan penindakan tindak pidana penyalahgunaan keuangan negara (KORUPSI) serta implikasinya” urai Achi, sapaan akrab Abdul Rasyid.

Achi menuturkan, kegiatan ini pula dalam rangka memperingati hari lahir LBH Cita Keadilan yang terbentuk sejak Juni 2003, dan telah eksis menangani berbagai kasus di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Soppeng.

Dirinya berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi peserta khususnya masyarakat ASN dan Pelaku Usaha (penyedia Jasa), memahami potensi potensi yang bisa menjerumuskan ke tindak pidana serta pencegahannya.

“Dan terkhusus tidak melakukan tindak pidana,” pungkasnya.

“InsyaAllah saya akan meluangkan waktu menghadiri undangan tersebut sebagai narsum” tambah Koordinator Forum Komunikasi Lintas (Fokal) NGO Sulawesi ini.

Djusman menuturkan, saat ini sudah tepat gerakan menyuarakan anti korupsi tidak hanya di kota, kampus dan ruang publik lainnya tapi juga memunrut lebih berfokus hingga ke kabupaten atau desa-desa yang jauh dari hiruk pikuk informasi dan pergerakan.

“Selamat merayakan haul untuk LBH Cita Keadilan. Tetaplah berpihak di garis juangnya,” tutup Djusman.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top