Kampus

Dibuka Wakil Dekan, Kissa FAH UINAM Sukses Gelar Pengukuhan Peka Seni XII

Aksi panggung Frame dan Sastra pada acara pengukuhan Peka Seni XII di Sidrap Center, jalan Perintis Kemerdekaan, Perumahan Puri Kencana Sari, Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (21/06/2021).

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Komunitas Seni Adab (KisSa) tahun 2021 Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) sukses menggelar pentas pengukuhun Peka Seni XII.

Kegiatan tersebut digelar di Sidrap Center, jalan Perintis Kemerdekaan, Perumahan Puri Kencana Sari, Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (21/06/2021).

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FAH UINAM, Muhammad Nur Akbar Rasyid.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FAH UINAM, Muhammad Nur Akbar Rasyid.

Ia mengapresiasi kegiatan tersebut untuk menumbuhkan kreatifitas mahasiswa dalam menjalankan suatu berkegiatan.

“Kami sangat apresiasi kegiatan teman-teman termasuk pementasan yang akan digelar nantinya,” kata Akbar, dalam sambutannyasambutannya, yang disambut tepuk tangan oleh para undangan yang hadir.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya, akan tetap terus mendukung kegiatan mahasiswa.

“Kami Akan tetap konsisten dan dukungan terhadap kepengurusan ke depan sesuai dengan aturan yang berlaku di Kampus UINAM,” ujarnya.

Dirinya juga berpesan kepada mahasiswa dan para undangan, untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) demi menjaga keselamatan dan mendukung program Makassar Recover.

“Saya juga berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan demi keselamatan kita semua,” pesannya.

Kegiatan tersebut, menampilkan sejumlah pertunjukan diantaranya, Frame dan Sastra (puisi), Gestur, Musik dan Maya (theater).

Diketahui acara tersebut bertemakan, ‘Suburbia’, Suburbia adalah pinggiran kota, tempat orang- orang yang menjalani kehidupan dengan sekelumit masalah, mulai dari ketimpangan sosial dan ketimpangan ekonomi’.

Sementara itu, Koordinator Maya yang juga, Pimpinan Produksi, Teguh Esa Bangsawan DJ mengatakan, pihaknya mengusung tema tersebut, dikarenakan bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

“Kita usung tema ini untuk mengangkat fenomena sosial yang terjadi di masyarakat,” katanya.

“Bahwa suksesnya acara ini adalah suksesnya kita semua khususnya kakak senior yang senantiasa membimbing dan mengarahkan tanpa lelah. Begitupula para pimpinan fakultas dan kampus kami tercinta, juga sahabat-sahabat Team Work KisSA dan para undangan,” tambahnya.

Insya Allah inilah sebuah kekaryaan “Karna Nama Akan Mati Tanpa Karya”.

“Terima Kasih untuk kita semua, lebih khusus pula kepada pemerintah kota makassar (Satgas Covid atau Master Covid 19 Kecamatan Tamalanrea, juga kepada segenap aparat, baik Polsek maupun koramil atau Babinsa,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya hanya mengundang perwakilan lembaga seni Se-Kota Makassar berjumlah 53 perwakilan.

Diantaranya, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni kampus Se-Makassar, Komunitas Seni Organisasi Daerah, dan lain sebagainya.

Pihaknya tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai anjuran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada Program Makassar Recover.

Diketahui kegiatan tersebut, telah mendapatkan persetujuan dari Satuan Tugas (Satgas) Makassar Recover.

(tas)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top