Kampus

Gelar Seminar Internasional, IAIN Palu Hadirkan Peneliti Asia Tenggara

KAMPUS IAIN PALU

PALU, EDUNEWS.ID – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, menghadirkan peneliti sejarah Islam Asia Tenggara, Kevin William Fogg Ph.D, pada seminar Internasional yang digelar di auditorium perguruan tinggi tersebut, Rabu (23/11/2016).

Kevin William Fogg Ph.D dihadirkan dalam kapasitasnya sebagai salah satu narasumber pada seminar yang mengangkat tema pengembangan masyarakat Islam melalui penguatan modal sosial berbasis multikultural.

“Seminar internasional ini dihadiri langsung oleh salah seorang peneliti Islam di Asia Tenggara Kevin William Fogg Ph.D, juga sebagai narasumber,” kata ketua Panitia Seminar Internasional Dr. Saude, di Palu, kemarin (22/11/2016).

Saude menguraikan seminar tersebut akan dihadiri kurang lebih 500 peserta dari perguruan tinggi Islam maupun umum di Indonesia antara lain dari Palembang, Jakarta, Sumatera Utara dan beberapa daerah lainnya.

Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Palu itu menyebut panitia juga menghadirkan pemerintah yaitu Kementerian Agama RI, Kemenag Sulawesi Tengah, BKKN, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Sulteng, serta pelajar ditingkat SMA sederajat di Kota Palu.

“Jumlah peserta tersebut belum termasuk dengan mahasiswa IAIN Palu yang turut serta dihadirkan pada seminar Internasional tersebut,” urainya.

Kata dia, panitia juga meghadirkan Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Mohammad Basir Cyio dan Rektor IAIN Palu Prof. Dr. Zainal Abidin M.Ag serta Kasubdit Pengembangan Akademik Kemenag RI, Dr. Zain, sebagai narasumber pada seminar tersebut.

Ia menjelaskan kegiatan modal sosial berbasis kultur atau budaya akan menjadi acuan dalam pengembangan masyarakat Isla di Indonesia, dengan memantapkan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam klasik.

Terkait hal itu Rektor IAIN Palu, Prof Dr Zainal Abidin menyatakan bahwa salah satu strategi dalam pengembangan mutu pendidikan di perguruan tinggi yaitu menggelar seminar.

“Seminar di tingkat perguruan tinggi menjadi salah satu instrumen dari sekian banyak instrumen untuk mengembangkan mutu pendidikan,” sebutnya.

To Top