MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Kabar kurang sedap bagi para pengguna kendaraan bermotor di Sulawesi Selatan. Mulai hari ini, Rabu (10/6/2026), PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga untuk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yakni Pertamax.
Berdasarkan data terbaru dari Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, mengalami lonjakan signifikan. Harga per liter yang semula Rp12.600, kini naik menjadi Rp16.650. Kenaikan ini mencapai Rp4.050 atau setara dengan 32,14 persen.
Sementara itu, untuk produk Pertamax Green 95, Pertamina menegaskan bahwa BBM jenis tersebut belum tersedia untuk wilayah Sulawesi Selatan. Sebagai informasi, Pertamax Green 95 saat ini hanya dipasarkan di Pulau Jawa dengan harga yang juga mengalami kenaikan, yakni dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Daftar Harga BBM Pertamina di Wilayah Sulsel (Per 10 Juni 2026)
Berikut adalah rincian harga BBM per liter yang berlaku di Sulawesi Selatan per hari ini:
-
Pertamax Turbo: Rp21.200
-
Pertamax: Rp16.650 (Naik dari Rp12.600)
-
Pertamax Pertashop: Rp16.550
-
Pertamax Green 95: Tidak Tersedia
-
Pertalite: Rp10.000
-
Pertamina DEX: Rp25.350
-
Dexlite: Rp23.500
-
Biosolar (Nonsubsidi): Tidak Tersedia
-
Biosolar (Subsidi): Rp6.800
Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini diharapkan menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama bagi pengguna kendaraan yang selama ini mengandalkan Pertamax sebagai bahan bakar utama. Sementara itu, untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar, harganya terpantau tetap stabil.
Penyesuaian harga ini merupakan kebijakan korporasi Pertamina yang mengikuti dinamika harga minyak dunia. Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan kebutuhan transportasi mereka di tengah penyesuaian harga ini.
