EDUNEWS

Satu-satunya dari Sulbar, Ketum Pemuda Muhammadiyah Mamuju Lolos Beasiswa S3

Ketua Pemuda Muhammadiya Mamuju, SuryansyaH

MAMUJU, EDUNEWS.ID–Ketua Pemuda Muhammadiyah Mamuju, Sulawesi Barat Suryansyah lolos seleksi Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP). Suryansyah merupakan satu-satunya kader muda Muhammadiyah Sulbar yanglolos dalam program ini.

Suryansyah sangat bersyukur atas adanya program ini dan memercayakan dirinya sebagai salah satu dari 25 kader muda Muhammadiyah se-Indonesia yang akan melanjutkan program studi S3 ke luar negeri.

“Ini merupakan terobosan program kerjasama antara Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sadaqah (Lazis) Muhammadiyah,” tegasnya, Sabtu (21/1/2017).

Ia mengatakan, proses seleksi berlangsung dua tahap, yakni seleksi administratif dan seleksi wawancara. Peserta yang lolos seleksi administratif sebanyak 54 orang, sedangkan peserta yang dinyatakan berhak mengikuti program hanya 25 orang.

“Alhamdulillah, salah satu diantaranya adalah saya. Meski satu-satunya dari Sulbar, saya berharap program ini berkelanjutan guna menjaring kader muda potensial Muhammadiyah dan Sulbar semakin banyak yang terjaring. Contohnya di Sulsel ada tiga orang, satu orang S3 dan dua orang S2,” terang Wakil Ketua III STIE Muhammadiyah Mamuju ini.

Selanjutnya, Suryansyah akan mengikuti program pembekalan bahasa Inggris, utamanya TOEFL/IELTS di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur mulai Februari sampai Mei 2017.

Berikut 25 orang kader Muda Muhammadiyah yang lolos seleksi MSPP. Pelamar S3, antara lain: Achmad Zulfikar (Sulsel), Ahmad Muzakkir Mahbub (Banten), Andri Pranolo (Jogja), Budi Santoso (Jateng), Isnaya Arina Hidayati (Jateng), Kurnia Adi Permana (Jateng), Malim Muhammad (Jateng), Muhammad Thariq Aziz (Jabar), Nurul Aisyah (Jateng), Sirojjuddin (PapBar) dan Suryansyah (Sulbar).

Pelamar S2 yang diterima, yaitu, Arif Widodo (Jateng), Desfa Yusmaliana (Babel), Dewi Setiyaningsih (Jateng), Imraatul Mudzakkirah (Jatim), Muhammad Fachri (Sulsel), Nada Elmaula Mayasari (Jakarta), Ulfatul Muflihah (Kaltim), Rahman Efendi (Sulsel), Septia Ayu Pratiwi (Jatim), Siti Arifah (Jateng), Sobiatun (Jateng), Sukrisno (Jateng), Trendy Adzan Wahyudi (Papbar) dan Waskito Wibowo (Jakarta).

RLS

To Top