Ekonomi

Kementerian BUMN Copot Dirut Pertamina

 
 
JAKARTA, EDUNEWS.ID – Elia Massa Manik dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (20/4/2018).
Deputi Bidang Usaha Tambang, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengatakan hasil RUPSLB memutuskan mengganti lima direksi Pertamina.
“Sebelum membuat keputusan, komisaris sudah melakukan kajian implementasi yang sangat komprehensif selama satu bulan penuh bersama direksi dan sudah dilaporkan kepada kementerian,” katanya.
Fajar menjelaskan perombakan dilakukan dengan sejumlah pertimbangan. Salah satunya dengan melihat kecelakaan pipa di Teluk Balikpapan dan serta kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Pertimbangan lainnya juga demi memperkuat dan mempercepat implementasi induk usaha (holding) BUMN sektor minyak dan gas (migas).
Selain memberhentikan dengan hormat Elia Massa dari jabatan dirut, RUPSLB menunjuk Nicke Widyawati sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut dengan alasan karena ketua implementasi holding migas.
Elia menjadi dirut sekitar 13 bulan sejak diangkat pada 16 Maret 2017. Selain itu, ada empat direksi yang juga diganti, yakni Direktur Pengolahan, Direktur Mega Proyek, Direktur Aset, dan juga Direktur Pemasaran Korporat.
Susunan direksi baru Pertamina adalah Plt Direktur Utama sekaligus Direktur SDM Nicke Widyawati, Direktur Pengolahan Budi Santoso Syarif, Direktur Keuangan Arief Budiman, Direktur Pemasaran Korporasi Basuki Trikora Putra,
Direktur Pemasaran Retail Masud Hamid, Direktur Manajemen Aset M Haryo Junianto, Direktur MPP Heru Setiawan, dan Direktur Infrastruktur Gandhi Sriwidjojo.

To Top