News

Viral Ritual Bugil, PKS Nilai Aliran Sesat ‘Hakekok’ Butuh Pembinaan

Aliran Sesat 'Hakekok'

JAKARTA, EDUNEWS.ID – PKS menilai aliran sesat ‘Hakekok Balakasuta’ yang membuat heboh lantaran melakukan ritual bugil di Pandeglang membutuhkan pembinaan.

“Perlu diberikan penjelasan dan pembinaan, tidak harus dengan kurungan badan, karena ini persoalan pemikiran,” ungkap Ketua DPP PKS, Bukhori Yusuf, Sabtu (13/3/2021).

Awalnya, ia mengaku belum pernah mendengar aliran bernama hakekok yang ada di Pandeglang. Dia menyebut yang dikerjakan kelompok aliran tersebut jauh dari kebenaran.

“Kelompok yang menamakan hakekok, saya belum pernah dengar kecuali baru kali ini, dan jika dilihat dari nama hakekok berasal dari hakikat yang berarti kebenaran, yaitu makrifat, syariat, dan hakikat. Tetapi apa yang dikerjakan aliran hakekok sangat bertentangan dengan prinsip hakikat itu sendiri,” ujarnya.

Bukhori mengatakan seluruh proses peribadatan seharusnya tidak bertentangan antara wahyu dari Allah dengan syariat yang berlaku. Dengan begitu, Bukhori memastikan yang dilakukan oleh kelompok aliran tersebut merupakan ajaran sesat.

“Karena seluruh proses peribadatan yang bersumber dari wahyu atau Allah pasti tidak bertentangan dengan syariat yaitu ajaran dan tatanan serta hukum-hukumnya. Jika dalam keseharian manusia diperintahkan untuk menutup aurat apalagi dalam beribadah kepada Allah, sudah pasti dan seharusnya lebih harus menutupnya. Dari dasar pemikiran ini tentu kita bisa menilai bahwa apa yang dilakukan aliran hakekok dapat dipastikan ajaran yang sesat,” katanya.

Lebih lanjut, Anggota Komisi VIII ini mengatakan perlu adanya dialog intensif dengan para pengikut aliran ini. Dia menegaskan tidak perlu adanya kurungan badan karena mereka tidak melakukan kekerasan secara fisik.

“Harus dengan dialog yang intensif bukan kurungan badan karena mereka tidak berbuat kerusakan secara fisik tetapi kerusakan non fisik karena itu jika pendekatannya dikurung badan maka itu justru tidak menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 16 warga Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Mereka diamankan karena melakukan ritual yang diduga merupakan bagian dari aliran sesat yang menyebut sebagai kelompok ‘Hakekok Balaksuta’.

Polisi turut menyita kondom serta beberapa barang yang dijadikan jimat oleh kelompok ‘Hakekok’. Ada keris hingga kemenyan yang biasa digunakan oleh mereka selama melakukan ritual bugil dengan mandi bareng di sebuah rawa.

“Ya, betul. Ada beberapa barang yang kami temukan pada saat pengamanan, di antaranya alat kontrasepsi tersebut,” tutur Wakapolres Pandeglang Kompol Riky Crisma Wardana kepada detikcom, Jumat (12/3/2021).

 

 

dtk

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top