OLAHRAGA

Lionel Messi Sulit Menang Ballon dOr Lagi, Ini Alasannya

Pemain Barcelona, Lionel Messi.

EDUNEWS.ID – Lionel Messi bisa dibilang salah satu pesepakbola terhebat yang pernah ada. Bakatnya seperti sengaja diturunkan untuk bermain sepakbola.

Pemain asal Argentina tersebut telah memenangkan berbagai penghargaan dan memecahkan beragam rekor. Satu di antarnya, Messi meraih enam penghargaan Ballon d’Or.

Peroleh tersebut membuat dia menjadi pemain terbanyak yang meraih Ballon dOr. Terakhir, Messi meraih penghargaan bergengsi tersebut pada 2019, dengan mengalahkan bek tengah Liverpool, Virgil van Dijk dan penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo.

Namun sejak saat itu, ada berbagai alasan mengapa Ballon d’Or 2019 berpotensi menjadi yang terakhir bagi Lionel Messi. Berikut 4 alasan mengapa Lionel Messi sulit meraih kembali Ballon d’Or lagi.

1. Munculnya Kylian Mbappe dan Erling Haaland

Kemunculan Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain dan Erling Braut Haaland dari Borussia Dortmund membuat sejumlah penggemar sepakbola menilai, masa persaingan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi telah usai.

Mbappe saat ini telah membuat 168 penampilan di semua kompetisi untuk dan mencetak 129 gol. Pemain berusia 22 tahun itu telah memenangkan Piala Dunia bersama Timnas Prancis dan memainkan peran kunci saat Paris Saint-Germain mencapai final Liga Champions pada musim lalu.

Sementara Haaland adalah salah satu striker terbaik di dunia meski baru berusia 20 tahun. Dia telah membuat 57 penampilan bersama Borussia Dortmund dan mencetak 55 gol.

Dua penyerang ini sudah dianggap sebagai dua yang terbaik di dunia. Keduanya akan membuat dominasi Lionel Messi-Cristiano Ronaldo mungkin akan segera berakhir.

2. Penampilan Bersama Timnas Argentina

Lionel Messi tak bisa menampilkan permainan apiknya ketika berseragam Timas Argentina. Messi belum mampu membantu mereka memenangkan trofi internasional. Messi pun sering dibandingkan dengan pendahulunya, Diego Maradona.

Maradona pernah membawa Argentina meraih sukses Piala Dunia 1986. Sementara hal terbaik yang bisa dilakukan Lionel Messi adalah membawa Timnas Argentina ke final Piala Dunia 2014.

3. Kurang Oke Bersama Barcelona

Ketika Lionel Messi mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Barcelona pada musim panas lalu, banyak pihak yang sangat terkejut. Pasalnya, Messi dianggap akan memilih pensiun bersama klub asal Catalan tersebut.

Terlepas dari pengumumannya, Messi urung pindah dari Barca. Dia tetap menjadi kapten tim dan memimpin rekan-rekannya untuk meraih trofi.

Messi berhasil mengangkat trofi pertama sebagai kapten Barcelona pada tahun ini. Dia membawa timnya meraih juara Copa del Rey usai menaklukkan Ahtletic Bilbao.

Namun, Barcelona saat ini berada di urutan ke-3 di Liga Spanyol. Mereka empat poin di belakang sang pemimpin, Atletico Madrid. Mereka juga tersingkir dari Liga Champions musim ini di babak 16 besar oleh Paris Saint-Germain.

4. Umur Lionel Messi

Messi terus menampilkan performa terbaik pada musim ini. Meski begitu, penampilannya terus mengalami penurunan.

Pemain yang membela Barcelona sejak usia dini itu, telah melesakkan 29 gol dan 11 asistensi dalam 34 laga di Liga Spanyol 2020-2021. Namun, usia yang terus menua membuat kariernya tak bisa terus cemerlang.

Messi kini berusia 33 tahun, meski penampilannya terus mendapat pujian. Namun, kebugaran karena faktor usia bisa menjadi ganjalan Messi sulit menampilkan performa terbaik di setiap laganya.

okz

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top