EDUNEWS

Usia 69 Tahun Pria ini jadi Mahasiswa Tertua di ITB, Bisa Jadi Inspirasi!

MAKASSAR, EDUNEWS.ID-Usia bukanlah penghalang dalam belajar dan mengasah pengetahuan. Seorang pria berusia 69 tahun bernama Rudy Setyopurnomo menjadi mahasiswa tertua di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITB.

Rudy diketahui menempuh Program Doktor pada Program Studi Sains Manajemen, SBM ITB. Ia sendiri mengaku senang belajar dan yakin bahwa ilmu yang ia dapatkan dapat bermanfaat untuk bangsa.

“Saya senang ilmu dan saya senang menyekolahkan anak muda. Karena saya percaya ilmu sangat bermanfaat untuk membimbing bangsa,” ujar Rudy dikutip dalam laman ITB, Rabu (18/8/2021).

Rudy mengaku sudah terjun ke berbagai perusahaan. Adapun, alasannya melanjutkan studi S3 adalah ingin membuat pengalaman kerjanya menjadi sesuatu yang dapat dikaji secara ilmiah. Ia bercerita jika pengalamannya secara praktik akan bermanfaat jika dapat dikaji dan dipelajari oleh semua orang.

“Pengalaman saya cukup banyak termasuk membuat perusahaan yang bangkrut menjadi hidup kembali dan kuat, namanya metode turn around perusahaan. Metode yang dipakai yaitu EBITDA atau earning before interest, taxes, depreciation, and amortization,” jelas Rudy.

Menurut Rudy, dengan melanjutkan pendidikan doktor di ITB nantinya ilmu terapan manajemen yang dia miliki bisa menjadi ilmiah dan mampu dipraktikkan untuk semua orang.

Diketahui topik riset yang diteliti oleh Rudy yaitu ‘Essentials of Strategy Execution System to Manage Business Risks and Operation Profitability: Operation Management by EBITDA Daily Control to minimize operational risks and maximize operation profitability’.

“Intinya bukan untuk mencari titel semata tetapi bagaimana membuat ilmu lapangan menjadi scientific, supaya dipakai banyak orang dan bermanfaat,” ujar Rudy.

Sementara itu, Rudy juga menceritakan jika ITB adalah salah satu kampus terbaik di Indonesia, terutama di bidang sains manajemen. Karena itulah Rudy memantapkan hati untuk berkuliah S3 di ITB.

Sebelum melanjutkan S3, Rudy juga memiliki riwayat pendidikan yang baik. Ia merupakan merupakan lulusan ITB tahun 1976. Ia lulus dan meraih gelar Insinyur di bidang teknik mesin. Pada 1990, melanjutkan ke Universitas Indonesia mengambil Master of Management.

Kemudian, tahun 1991 ia melanjutkan studi lagi ke Harvard University mengambil Master of Public Administration, tahun 1992 sekolah kembali ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengambil Master of Science in Management, lalu pada 1994, melanjutkan Post Graduate-sandwich program, di Stanford University.

Saat ini Rudy diketahui menjadi Founder, CEO PT Equiti Manajemen Teknologi dan Founder, serta Direktur Fountain Bali Hydro System Corp. Ltd. Hongkong.

Walaupun memiliki aktivitas pekerjaan yang padat, Rudy tetap dapat menyisihkan waktu untuk belajar. Hal tersebut dikarenakan niatnya untuk menjadikan pengalamannya sebagai metode ilmiah, maka satu-satunya jalan adalah masuk program doktor.

Rudy memberi semangat kepada para mahasiswa ITB yang ingin berkuliah di luar negeri seperti MIT dan Harvard agar jangan lelah mencoba. Menurutnya,lebih sulit seleksi masuk ITB daripada universitas tersebut.

“Jangan pernah takut daftar ke universitas terbaik di dunia setelah lulus dari ITB, pasti bisa. Coba diukur IQ-nya, kalau di atas 130 sebaiknya mengambil Ph.D,” tutup Rudy.

sumber : detik

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com