Hukum

Polisi Akan Periksa Kontraktor Proyek Rusunawa Pasar Rumput

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, dihentikan sementara setelah seorang warga tewas tertimpa besi hollow ukuran 4 x 4 cm yang jatuh dari proyek tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan polisi akan memeriksa PT Waskita Karya selaku kontraktor proyek rusunawa tersebut. “Kita akan periksa kontraktornya, kenapa sampai bisa besi jatuh,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini tim dari Polsek Setiabudi sudah memerika tempat kejadian perkara. “Jika memang kecelakaan kerja harus ada yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RW 04, Kelurahan Pasar Manggis, M Dopi, mengatakan kejadian jatuhnya besi proyek bukan sekali ini terjadi. “Sekitar satu bulan lalu, seorang warga terluka akibat tertimpa besi, tapi tidak tewas,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Proyek Rusunawa Pasar Rumput, I Made Aribawadana, mengatakan saat ini pihaknya sedang menggelar investigasi untuk mencari tahu penyebab kecelakaan. “Kami kaji dulu kelanjutannya sampai kondisi aman,” katanya.

Aribawadana mengklaim pihaknya sudah melakukan prosedur standar operasional yang berlaku. Namun, ia tak menjelaskan lebih rinci prosedur seperti apa yang sudah dijalankan.

Selain itu, perusahaan juga sudah memasang safety screen, safety deck, hingga meninggikan pagar pengaman hingga enam meter. Akibat kejadian ini, Waskita berniat memperkuat safety net dan memperbaiki detail aspek keamanan proyek.

Pembangunan Rusunawa Pasar Rumput ditargetkan selesai pada Desember 2018. Rusunawa yang memiliki 1.984 unit rusun dengan luas 36 meter persegi serta tinggi 25 lantai itu akan terintegrasi dengan moda transportasi dan pasar yang diharapkan bisa membantu warga untuk menekan biaya hidup, terutama untuk hunian, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan bahan pangan.

To Top