News

Jokowi Minta Susi Perbaiki Laporan Keuangan KKP

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Presiden Joko Widodo berharap hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan pada 2019 tidak ada lagi entitas yang disclaimer atau BPK tidak memberikan pendapat atas laporan keuangannya.

“Kita harapkan tahun depan bisa diperbaiki sehingga enggak ada lagi yang TMP, semuanya WTP, juga enggak ada lagi yang Wajar Dengan Pengecualian,” kata Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Sesuai laporan BPK, Presiden Jokowi menyebutkan pada 2018 ini, dua entitas yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) masih disclaimer atas laporan keuangannya tahun 2017.

“Pada LKPP 2016, ada enam yang TMP, 2017 masih ada dua, dua ini siapa saja KKP dan Bakamla, kita sebut saja, sekarang kita terbuka saja,” kata Presiden Jokowi dalam acara yang juga dihadiri Wapres M Jusuf Kalla.

Dalam kesempatan itu Kepala Negara menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan segenap jajaran di kementerian dan lembaga sehingga ada perbaikan laporan pengelolaan keuangan negara.

“Saya melihat ada peningkatan jumlah entitas pemeriksaan yang mendapatkan WTP, pada 2016 yang WTP ada 74, sekarang yang pada 2017 menjadi 80-an, ” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu terkait dengan penyelesaian atas temuan BPK, Presiden mengatakan dirinya tidak akan pernah bosan mengingatkan semuanya untuk memperbaiki dan membenahi serta menjaga dan memaksimalkan pengelolaan keuangan negara.

“Ini adalah pertanggungjawaban konstitusional kita kepada negara serta tentang pertanggungjawaban kita kepada rakyat, masyarakat bahwa yang namanya uang negara uang rakyat harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan dibersihkan dari tangan-tangan kotor,” kata Presiden Jokowi.

To Top